Musk menyebut jika manusia melakukan sesuatu yang melibatkan partisipasi atau rekayasa orang, masa depannya pasti akan aman.
Menurut Musk, dunia kecerdasan buatan yang berkembang juga dapat menciptakan krisis pekerjaan.
Ia pun menegaskan, hilangnya satu jenis pekerjaan pasti akan tercipta yang lainnya. Sebab, konsumen akan semakin bergantung pada interaksi manusia dalam tatanan produktif yang diatur oleh mesin.
Baca juga: Punya Harta Rp3.647 Triliun, Elon Musk Bayar Pajak Rp256,6 Triliun
"Jika Anda mengerjakan sesuatu yang melibatkan orang atau teknik, itu mungkin fokus yang baik untuk masa depan Anda," pungkas Musk.
(Dyah Ratna Meta Novia)