JAKARTA - Kecelakaan seringkali terjadi karena hijab yang digunakan terbelit ke rantai motor. Tidak hanya berbahaya bagi pengendara itu sendiri tapi juga bagi pengendara lain di sekitarnya.
Namun demikian, tak perlu khawatir bagi para wanita berhijab saat mengendarai sepeda motor.
Perhatikan beberapa tips aman naik motor bagi wanita berhijab, dikutip dari laman resmi Suzuki, Jumat (3/12/2021):
1. Gunakan sepeda motor matic
Bagi wanita berhijab sebaiknya gunakan sepeda motor matic, bukan bebek. Pasalnya, mayoritas kasus kecelakaan yang menimpa disebabkan karena jilbab yang tersangkut gear rantai dan menggulung. Motor matic dianggap lebih aman karena memiliki cover depan yang bisa meminimalisir hembusan angin di bagian bawah, tidak memiliki gear bergerigi atau komponen yang digerakkan rantai, dan lebih praktis dikendarai.
2. Lipat hijab jika kepanjangan
Sebelum naik, pastikan jilbab yang Anda kenakan tidak menjuntai, bisa dengan cara mendudukinya, atau sedikit melipatnya dan mengaitkannya ke bagian lainnya. Intinya, jangan sampai menjuntai ke bawah.
3. Rantai motor tertutup
Kalau memang tidak ada motor matic dan terpaksa menggunakan motor bebek, pastikan gear dan rantai motor punya pelindung atau cover.
4. Cek spion
Pengendara sebaiknya memperhatikan kondisi hijab melalui spion. Jika terlihat mengapung-ngapung dan menjuntai, segera atur kembali posisinya agar aman.
5. Kecepatan rendah
Berkendaralah dengan kecepatan rendah, maksimal sekitar 40 kpj. Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko buruk akibat jilbab yang menjuntai.
(Kurniawati Hasjanah)