Fakta Tentang Fenomena Tidur "Ketindihan" Menurut Sains

Pernita Hestin Untari, Jurnalis
Minggu 18 Juli 2021 08:02 WIB
Fakta Tentang Fenomena Tidur Ketindihan (Foto: NYC)
Share :

Fakta Matahari Padam Pada Akhir Zaman Menurut Sains dan Alquran

Sehingga otak terlalu cepat memasuki tahap REM (Rapid Eye Movement) alias tidur bermimpi. Padahal kondisi tubuhnya masih dalam tahapan tidur ringan atau lebih dalam.

Untuk diketahui, manusia memiliki empat tahapan proses tidur, yakni tidur ringan, lebih dalam, dan paling dalam, kemudian baru REM. Saat manusia dalam posisi REM, matanya bergerak sangat cepat.

Karena tahapannya tidak sama, otak mengalami kebingungan untuk mengendalikan tubuh yang sedang sibuk berada di tahapan tidur yang lain. Untuk itu, jika seseorang tidak ingin mengalami ketindihan dianjurkan untuk tidur teratur dan menghindari kelelahan yang berat.

(Pernita Hestin Untari)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya