Para ahli Kaspersky juga menemukan email spam yang menawarkan layanan atas nama pabrikan China. Email tersebut menawarkan produk untuk mendiagnosis dan mengobati virus, tetapi paling utama adalah pada penjualan jarum suntik vaksinasi.
Untuk menghindari menjadi korban penipuan berkedok vaksin, Tatyana menyarankan agar bersikap skeptis terhadap berbagai jenis penawaran dan promosi yang didistribusi online dan disertai hadiah.
(Baca juga: Berikut Ponsel Orang Super Kaya di Dunia, Mulai dari Mark Zuckerberg hingga Elon Musk)
Selain itu penting untuk memverifikasi bahwa pesan berasal dari sumber yang dapat dipercaya dan tidak mengikuti tautan dari email mencurigakan, pesan instan, atau komunikasi jejaring sosial.
(sst)
(Amril Amarullah (Okezone))