JAKARTA - Apple Inc akan kembali menghadirkan aplikasi media sosial (medsos) Parler, yang disukai oleh kaum konservatif di Amerika Serikat (AS), di App Store setelah sempat ditarik menyusul kerusuhan Capitol yang mematikan pada 6 Januari lalu.
Informasi tersebut bersumber dari sebuah surat yang dikirim ke dua anggota parlemen dari Partai Republik, dilansir Reuters, Selasa (20/4).
Surat tersebut, yang diperoleh oleh Reuters, menyatakan bahwa setelah percakapan substansial dengan Parler, aplikasi tersebut telah mengusulkan pembaruan pada aplikasi dan kebijakan moderasi konten yang akan membuatnya diaktifkan kembali.
Perusahaan teknologi terkemuka memutuskan hubungan dengan Parler setelah serangan oleh pendukung mantan Presiden Republik Donald Trump di Capitol yang menewaskan lima orang.
(Baca juga: POCO X3 Pro Resmi Diboyong ke Indonesia, Pilihan RAM 6 dan 8GB)