Sementara untuk Daihatsu, recall dilakukan untuk Xenia 53.246 unit periode produksi Oktober 2017-Juni 2019, Terios 41.152 unit (Desember 2017-Juni 2019), dan Sirion 2.892 unit (Januari 2018-September 2019).
"Kami merekomendasikan kepada pelanggan yang mobilnya termasuk dalam daftar program recall untuk dapat melakukan penggantian komponen ini agar kendaraannya selalu dalam kondisi prima untuk menghindari fenomena seperti mesin mati dan sulit untuk dinyalakan, mesin tidak bertenaga, RPM tidak stabil, dan indikator mesin yang menyala," ujar Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Bambang Supriyadi.
Untuk prosedur penggantian komponen ini, kata Bambang, Daihatsu akan menghubungi pelanggan yang kendaraannya masuk ke dalam program ini. Pelanggan juga dapat langsung memastikan secara mandiri apakah mobilnya masuk ke dalam program ini dengan mengunjungi website resmi Daihatsu.
Pada penggantian komponen ini, pelanggan tidak akan dikenakan biaya apa pun. Selain itu, proses penggantian komponen ini juga dapat ditunggu selama kurang lebih dua jam.
"Sebagai bukti Daihatsu selalu mengutamakan kualitas dan kepuasan pelanggan, Daihatsu melakukan program recall ini untuk menjaga mobil tetap aman dan nyaman saat digunakan," ujar Bambang.
(Amril Amarullah (Okezone))