"Sayangnya saat itu tidak ada yang mau memberikan bantuan pinjaman. Tidak ada yang percaya kalau bisnis yang saya coba lakukan bisa menguntungkan," ujarnya.
Baca Juga: "Mobil Sultan" Rolls-Royce New Ghost Sudah Bisa Dipesan di Indonesia
Upaya untuk mendapatkan bantuan modal dilakukan oleh Suharyanto dengan segala cara. Padahal saat itu yang dia butuhkan hanya modal Rp35 juta untuk memulai usaha bengkel modifikasi.
Sempat putus asa, Suharyanto akhirnya gembira ketika salah satu kliennya saat dia bekerja di bengkel modifikasi Yogyakarta memintanya memodifikasi mobil. Klien itu memberikan uang tunai agar Suharyanto bisa mewujudkan mobil yang dia impikan. "Dari uang itu saya potong Rp35 juta untuk modal. Saya mencoba membuat yang terbaik waktu itu," ucap Suharyanto gembira.
Cobaan yang dialami oleh Suharyanto tidak hanya masalah modal saja. Saat dia memulai usaha modifikasi itu dia juga banyak mendapatkan cibiran dari banyak orang. Mereka menganggap remeh mobil-mobil modifikasi buatan Suharyanto. Tidak jarang banyak orang yang menjelek-jelekkan karyanya. Hanya saja hal itu tidak membuat Suharyanto patah arang. "Saya anggap hal yang biasa saja. Karena memang pasti ada banyak orang yang tidak suka," jelasnya.