Telegram memastikan aplikasinya tidak akan menampilkan iklan di pesan pribadi atau grup, maupun menjual data penggunanya.
Jika menemukan konten, stiker atau bot yang ilegal, Telegram juga menyediakan akses untuk melaporkannya melalui email ke abuse@telegram.org. "Pengguna juga dapat memanfaatkan tombol 'report' di dalam aplikasi kami," jelas Telegram.
Sebaliknya, jika ada channel, stiker atau bot milik pengguna yang tiba-tiba diboikot tanpa keterangan, pengguna bisa mengajukan keluhan juga melalui email yang sama.
Tak hanya itu, Telegram juga memiliki fitur People Nearby, yang bisa dimanfaatkan pengguna untuk menjelajahi grup, mencari pengguna lain, atau bertukar kontak secara cepat dengan orang yang di sekitar.
(Amril Amarullah (Okezone))