HUT Ke-1, Hary Tanoesoedibjo: Bawa Vision+ menjadi OTT Nomor 1 dan Terdepan di Indonesia

Tim Okezone, Jurnalis
Jum'at 15 Januari 2021 17:23 WIB
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo menerima kue di acara HUT Vision+ ke-1. Hary Tanoesoedibjo menargetkan Vision+ jadi layanan OTT nomor satu dan terdepan di Indonesia.(Foto:MNC)
Share :

JAKARTA - Vision+ ditargetkan menjadi layanan Over the Top (OTT) nomor satu dan terdepan di Indonesia. Target itu ditegaskan Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo saat perayaan HUT ke-1 Vision+, Jumat (15/1/2021).

"Kita syukuri, hari ini Vision+ berusia satu tahun. Selain mensyukuri, kita harus memahami kemana kita akan bawa Vision+. Vision+ akan kita bawa untuk dijadikan OTT yang terdepan, nomor satu, minimal di Indonesia," ujarnya.

Hary memaparkan ke depan layanan video services arahnya akan ke streaming yang basisnya OTT. Oleh karenanya, MNC Group akan membesarkan Vision+ dengan segala upaya dan resources yang dimiliki. Hary menyebut, Vision+ merupakan salah satu unit penting bagi MNC Group.

Baca Juga: HUT ke-1, Vision+ Rayakan dengan Berbagai Kemeriahan dalam #1ForAll

"Kalau kita bicara OTT, yang paling penting, pertama, aplikasinya gampang dipakai, nggak ribet. Fiturnya memadai. Kemudian speed, reliable, nggak lemot," tuturnya.

Baca Juga: HUT ke-1 Vision+ Bikin Geger! Bayar dengan Aplikasi SPIN Pay, Vision+ Premium Hanya Rp1

Kedua, kata Hary, konten yang disajikan lebih baik dibandingkan kompetitor. Positioning juga disesuaikan dengan pasar yang akan dijangkau. "Apps bagus, kontennya memenuhi syarat, disukai oleh masyarakat atau target market yang akan dituju," kata Hary.

Ketiga, lanjut Hary, promosinya harus maksimal. Awareness masyarakat harus dibangun dan terus ditingkatkan. Terkait promosi, MNC Group memiliki sarana yang kuat. Di media sosial, sekarang ini MNC Group memiliki 75 juta follower di TikTok dan Facebook, serta 118 juta subscriber di YouTube.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya