(Baca juga: Boikot JNE Ramai di Twitter, Apa Penyebabnya?)
Di antara pemain dompet digital lain, ShopeePay berhasil menjadi merek dompet digital yang paling sering digunakan oleh masyarakat di tengah pandemi. Frekuensi transaksi menggunakan ShopeePay merajai lansekap e-wallet dan mencapai rata-rata 9,6x di Desember.
Frekuensi itu bertumbuh secara signifikan dari sebelumnya 9,1x di September lalu. Ini Berbeda jauh dengan para kompetitornya, seperti OVO (8,6x di September, yang kemudian mengalami penurunan 8,2x di Desember), Gopay (stagnan di frekuensi 6,9x di September dan Desember), Dana (7,4x di September, yang naik tipis 8x di Desember), dan LinkAja (7,8x di September, yang turun signifikan menjadi 6,7x di Desember).Hasil survei mengatakan 42% responden lebih memilih ShopeePay sebagai e-wallet yang paling direkomendasikan.
Ini diikuti Ovo (21%), Dana (18%), Gopay (15%), dan LinkAja (3%). ShopeePay pada bulan ini juga dipilih 56% responden sebagai brand e-wallet yang paling mempermudah dalam transaksi online atau naik dari 53% pada September.Itu diikuti OVO (Desember 19%, September 20%), Gopay (Desember 11%, September 11%), Dana (Desember 11%, September 13%), dan LinkAja (Desember 2%, September 3%).
(Amril Amarullah (Okezone))