JAKARTA - Setelah melakukan penelitian yang panjang, akhirnya para ilmuwan berhasil menemukan penyebab kematian ikan salmon coho. Mereka percayahal itu berkaitan dengan bahan kimia yang ditemukan pada ban otomotif.
Studi yang terbit pada Science, mengaitkan sejumlah besar kematian salmon coho yang ada di Pantai Barat dengan bahan kimia yang dikenal 6PPD. Bahan ini, biasanya digunakan untuk membuat ban tahan lama.
Baca Juga: Ibu Hamil, Hindari 5 Bahan Kimia di dalam Skincare dan Kosmetik
“Kami mulai dengan campuran 2.000 bahan kimia, dan berhasil ke bahan kimia yang sangat beracun, sesuatu yang membunuh ikan besar dengan cepat,” kata profesor di University of Washington, Edward Kolodziej dikutip Fox News.
Baca Juga: Kemenperin Ingatkan Industri Kimia Akan Risiko Bahan Berbahaya
Saat tapak ban rusak, zat pengawet ban ini bereaksi dengan ozon yang menghasilkan produk sampingan 6PPD-quinone. Inilah yang menjadi racun bagi ikan.
Menurut penelitian, sekitar 0,1 persen ikan salmon coho akan kembali ke rumah mereka untuk bertelur sebelum akhirnya mati. Biasanya, kurang dari 1 persen di antara mereka yang mati sebelum mereka bertelur. Namun, zat 6PPD-quinone meningkatkan persentase kematiannya antara 40 hingga 90 persen.
Para peneliti menemukan keberadaan zat ini di beberapa tempat sepanjang Pantai Barat, termasuk Los Angeles. Para peneliti masih membutuhkan waktu untuk mengetahui mengapa zat itu sangat beracun sekaligus cara mengatasinya.
(Sazili Mustofa)