Keputusan Lamborghini menambahkan motor hybrid di mesin V12 milik mereka justru menurut dia adalah salah satu cara untuk memenuhi regulasi ketat yang sudah berlaku di Eropa. Selain itu motor hybrid juga bisa memperbaiki kekurangan yang ada di mesin naturally aspirated sepert torsi yang kurang besar.
"Selain bisa menambah perfroma, motor hybrid juga bisa mengatasi kekurangi mesin naturally aspirated ang torsinya tidak begitu besar," ucapnya.
Keputusan Lamborghini mempertahankan mesin naturally aspirated V12 tentu jadi langkah yang mengejutkan. Pasalnya di grup Volkswagen AG, hanya Lamborghini yang masih setia dengan mesin pembakaran internal itu. Anggota grup lainnya seperti Volkswagen, Audi, Bentley serta Porsche sudah menyatakan akan masuk ke elektrifikasi.
(Amril Amarullah (Okezone))