JAKARTA - Twitter mengumumkan akan meluncurkan kembali proses verifikasi pada awal 2021 bersama pedoman baru bagi penggunanya. Pada Juni 2020 lalu, Peneliti Aplikasi Jane Manchun Wong menyarankan, Twitter agar membuat sistem verifikasi baru.
Dilansir The Verge pada Rabu (25/11/2020), Twitter juga meminta feedback atas draf proposal yang telah diberikan kepada peneliti aplikasi untuk verifikasi.
Baca Juga: Dukung Habib Rizieq, Warganet Kembali Gaungkan #IBHRSSangRevolusioner
Jika tidak ada perubahan pada proposal yang dibuat, akun yang memenuhi syarat untuk verifikasi akan mencakup akun pemerintah, perusahaan, merek, organisasi nirlaba, akun media berita, hiburan, olahraga, aktivis dan organisasi.
Baca Juga: 20 Januari, Twitter dan Facebook Akan Serahkan Akun POTUS kepada Biden