Ini Cara 3 Astronaut NASA Ikut Pemilihan Presiden dari Luar Angkasa

Hantoro, Jurnalis
Selasa 06 Oktober 2020 12:31 WIB
Bendera Amerika Serikat di Stasiun Luar Angkasa Internasional. (Foto: NASA/Fox News)
Share :

Pada 2016, astronaut NASA Shane Kimbrough yang saat itu satu-satunya orang Amerika di luar planet, memberikan suara dalam pemilihan presiden dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

NASA menjelaskan bahwa sistem tersebut pertama kali digunakan pada 1997 untuk mantan astronaut David Wolf ketika menerbangkan misi jangka panjang di Stasiun Luar Angkasa Rusia Mir. Dikarenakan misi Wolf berlangsung pada hari pemilihan, prosesnya disiapkan untuk memungkinkan dia memberikan suara dari luar angkasa.

Baca juga: NASA dan SpaceX Bekerja Sama Meneliti Batas Tata Surya 

Pada 2020, lebih banyak astronaut NASA akan memberikan suara dari luar angkasa. Kate Rubins, misalnya, dijadwalkan meluncur ke laboratorium luar angkasa yang mengorbit pada 14 Oktober di atas pesawat ruang angkasa Soyuz Rusia dari Baikonur Cosmodrome di Kazakhstan dan akan memberikan suara di luar angkasa untuk kedua kalinya.

Rubins juga memberikan suara di luar angkasa empat tahun lalu selama 115 hari bertugas di Stasiun Luar Angkasa Internasional. Dia memilih sebelum kembali ke Bumi pada 30 Oktober 2016.

Baca juga: NASA Uji Toilet Canggih di ISS untuk Bantu Misi Bulan dan Mars 

Lalu tiga astronot lagi dari Misi Crew 1 yakni Mike Hopkins, Victor Glover, dan Shannon Walker juga akan diluncurkan ke stasiun luar angkasa dari Pusat Antariksa Kennedy NASA dengan pesawat luar angkasa SpaceX Crew Dragon pada 31 Oktober.

Mereka akan bergabung dalam misi oleh astronaut Jepang Astronot Agency (JAXA) Soichi Noguchi. Seperti Rubins; Hopkins, Glover, dan Walker akan memberikan hak suara pemilu dari luar angkasa.

(Hantoro)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya