Setelah perusahaan menetapkan bahwa tiga dari pertemuan itu mengandung sejumlah peserta dari China daratan, Zoom langsung menghentikan pertemuan itu dan menangguhkan akun tuan rumah atau host-nya.
Zoom mengatakan bahwa akun host ini sejak itu telah dipulihkan. Perusahaan mengatakan tidak mengambil tindakan terhadap pertemuan tersebut.
Kesediaan Zoom untuk mematuhi permintaan pemerintah China ini mendapat kritikan tajam dari aktivis pro-demokrasi.
"Perusahaan dengan hati nurani tidak boleh menerima permintaan dari kediktatoran," kata Wang Dan, salah satu aktivis yang terpengaruh tindakan Zoom.
(Ahmad Luthfi)