PENTAGON - Beberapa perusahaan teknologi melakukan berbagai cara untuk menghadapi atau memerangi virus corona. Tidak hanya perusahaan teknologi, militer Amerika Serikat juga memerangi virus corona dengan mengembangkan perangkat pendeteksi Covid-19.
Dikutip Sindonews, laporan terbaru menunjukkan bahwa militer AS, tepatnya Angkatan Darat AS ingin segera mengembangkan perangkat yang dapat dipakai untuk mendeteksi berbagai gejala COVID-19.
Menurut laporan media, Angkatan Darat AS telah menandatangani kontrak litbang senilai USD25 juta dengan perusahaan teknologi. Tujuan utama kontrak ini adalah mengembangkan perangkat yang dapat dipakai yang mendeteksi gejala awal COVID-19.
Menurut tender, militer AS sangat perlu mengembangkan perangkat ini. Dibutuhkan alat diagnostik yang dapat dipakai dan cepat untuk mengidentifikasi dan mengisolasi kasus sebelum gejala. Ini juga akan membantu melacak atau mencegah penyebaran virus Corona.
Alat diagnostik tersebut dapat dikenakan di pergelangan tangan seperti jam tangan atau pada sabuk baju. Tujuannya untuk menyediakan biomarker molekuler untuk demam, sesak napas, paparan virus, dan bahkan indikator antibodi.