Demi Bersaing di Tingkat Global, Dua Produsen Ini Pilih Melebur

Medikantyo, Jurnalis
Senin 10 Februari 2020 22:06 WIB
Logo perusahaan Volvo (Foto: Okezone.com/pool)
Share :

STOCKHOLM - Volvo membuka upaya bergabung dengan Geely sebagai satu perusahaan, untuk menghadapi persaingan ketat di pasar otomotif global. Geely saat ini merupakan induk perusahaan dari Volvo, setelah melakukan akuisisi atas merek kendaraan asal Swedia itu dari Ford pada 2010 lalu.

Walaupun begitu kedua pihak melakukan pengembangan teknologi kendaraan secara bersama, termasuk berbagi platform produksi CMA dan SPA. Bahkan, pada paruh kedua tahun lalu, sudah disampaikan rencana penggabungan divisi riset dan pengembangan mesin konvensional milik Geely dan Volvo menjadi satu unit besar.

Rencana penggabungan kedua produsen ini, memiliki sejumlah keuntungan secara strategis bagi seluruh pihak. Volvo diperkirakan bisa memanfaatkan akses kapasitas produksi pabrik Geely di China, termasuk penyuplai komponen lokal. Sebaliknya untuk Geely, fasilitas milik Volvo jadi pijakan  melebarkan merek tersebut di Eropa.

 

Sebuah grup berisi perwakilan kedua perusahaan sudah dibentuk untuk menyusun proposal penggabungan kepada masing-masing dewan pimpinan perusahaan, seperti dilansir dari laman Autocar. "Penggabungan ini diharapkan mampu meningkatkan sinergi kekuatan grup sekaligus menjaga keuntungan kompetitif masing-masing perusahaan," kata Pimpinan Geely Auto Holding, Li Shufu.

Belum ada informasi terkait penentuan kantor pusat perusahaan baru ini nantinya, dengan pilihan mendirikan pusat di Hong Kong atau Swedia. Begitu juga dengan struktur kepemimpinan baru perusahaan, yang diperkirakan terdiri dari gabungan petinggi eksekutif kedua perusahaan tersebut.

(Mufrod)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya