Cara Memilih Ban yang Benar

Medikantyo, Jurnalis
Jum'at 31 Januari 2020 10:37 WIB
Ilustrasi ban mobil. Foto : Pixabay
Share :

Ban untuk sebuah kendaraan merupakan hal vital. Tanpa ban, bisa jadi sebuah mobil tidak bisa melaju meski mesinnya luar biasa dahsyat. Karena itu, bila Anda asal-asalan memilih ban bisa jadi kendaraan Anda tidak akan maksimal berjalan.

Karena itu, pelajari bagaimana memilih ban yang tepat seperti disampaikan Daihatsu dalam keterangan resminya :

Perhatikan jenisnya

Ada beragam jenis ban. Pemilihan jenis ban haruslah sesuai kebutuhan. Ada ban dengan jenis ‘P’, yang berarti passenger. Ban ‘P’ bisa digunakan untuk mobil yang mengangkut penumpang. Ada juga ban tipe ‘LT’ yang berarti Light Truck dan ‘ST’ yang berarti Special Trailer. Sementara itu, ada juga tipe ‘T’ yang berarti Temporary. Ban ‘T’ disebut juga sebagai ban serep. Ada juga tipe ‘R’. Huruf ini menunjukkan kriteria ban radial.

Kriteria ban dapat dibagi menjadi Radial, Tubeless (tanpa ban dalam), Tubetype (dengan ban dalam), dan Bias. Di dalam ban bias terdapat konstruksi jalinan benang yang disusun secara menyilang. Umumnya, ban bias digunakan oleh kendaraan komersial berukuran besar. Sementara itu, di dalam ban radial terdapat konstruksi jalinan benang yang disusun lurus. Umumnya, ban radial digunakan oleh mobil penumpang biasa.

Pahami ukuran ban

Setelah melihat jenis Anda harus mengetahui ukuran ban. Ukuran ban dapat dilihat melalui ukiran angka di samping ban, rupanya berbentuk susunan kode. Sebagai contoh, Daihatsu All New Sirion memiliki ban dengan kode 185/55 R15 95H. Angka 185 menunjukkan berapa lebar telapak ban dalam satuan milimeter. Lebarnya sebuah ban dapat mempengaruhi peningkatan performa kecepatan mobil Anda.

Kemudian, angka 55 menunjukkan menunjukkan ketebalan ban dibandingkan dengan lebar telapak ban. Penulisan angkanya merupakan rasio ban dalam persentase. Berarti angka 55 mengatakan bahwa tebal ban adalah 55% dari 185 milimeter. Semakin tebal sebuah ban, maka keseimbangan mobil dapat lebih terjaga.

Kemudian huruf R menyatakan kriteria ban Radial. Angka 15 menunjukkan diameter pelek yang digunakan dalam satuan inci. Lalu, 95H adalah kapasitas maksimum beban dan batas kecepatan yang aman untuk dioperasikan. Angka 95 memiliki load index sebesar 690 kg sedangkan huruf H melambangkan kecepatan maksimal sampai 210 km/jam. Setiap ban mobil mempunyai kapasitas beban dan kecepatan maksimal yang berbeda. Berikut adalah daftarnya:

Kapasitas Beban

- Kode 62: 265 kg

- Kode 63: 272 kg

- Kode 64: 280 kg

- Kode 66: 300 kg

- Kode 68: 315 kg

- Kode 70: 335 kg

- Kode 73: 365 kg

- Kode 75: 387 kg

- Kode 80--89: 450--580 kg

- Kode 90--100: 600--800 kg

Kecepatan Maksimal

- Kode P: 150 km/jam

- Kode Q: 160 km/jam

- Kode R: 170 km/jam

- Kode S: 180 km/jam

- Kode T: 190 km/jam

- Kode H: 210 km/jam

- Kode V: 240 km/jam

- Kode W: 270 km/jam

- Kode Y: >300 km/jam

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya