Sementara Direktur PTSEIK BPPT, Hens Saputra, melaporkan anggaran untuk tahun 2020 sudah tersedia dan bisa segera dilaksanakan. Masing-masing unit bisa bergerak sesuai tugas dan fungsinya.
“Turunnya anggaran menandakan kita siap untuk bekerja kembali. Sembua bergerak dengan cepat. Pusat Teknologi Lingkungan mengurus AMDAL, Tim Material dan Polimer fokus dengan pemilihan material, sehingga bisa kita lakukan finalisasi disain akhirnya,” jelas Hens
Untuk anggaran sendiri, Hens mengungkapkan semuanya difokuskan di PTSEIK, sehingga belanja barang modal akan ada di PTSEIK.
“Saya harapkan semua tim dapat berkoordinasi dengan baik, mengenai kebutuhan, kita bekerja atas nama BPPT, bukan masing-masing unit,” harap Hens.
Hens juga menyoroti penyempurnaan design engineering Pabrik Garam untuk bahan baku obat. Ini tidak terlepas dari koordinasi antara PTSEIK dan Pusat Teknologi Farmasi dan Medika (PTFM). “Saya kira nanti ada WBS yang akan fokus untuk masalah ini dari PTFM,” terangnya.
Hens pun berharap pabrik yang pertama ini bisa berjalan sukses. Fokus kita bersama untuk menyelesaikan pabrik garam yang menghasilkan garam untuk bahan baku obat, bahan farmasi, hingga minuman isotonik.
(Gabriel Abdi Susanto)