Pengumuman resmi dari NTHSA sendiri telah mencantumkan merek serta produsen kendaraan yang berpotensi terkena recall seperti Audi, BMW, Honda, Ford, General Motors, Subaru, dan Toyota. Namun terdapat juga produsen yang menganggap recall terbaru ini tidak perlu dilakukan.
Keputusan untuk menunda penarikan ulang itu salah satunya disampaikan oleh produsen Fiat Chrysler Automobiles (FCA). Melalui keterangan resmi yang dilansir dari laman Car and Driver, FCA menyebut jajaran kendaraan dalam daftar penarikan terbaru NHTSA sudah mendapat panggilan perbaikan pada periode sebelumnya.
Sejumlah negara juga mengeluarkan peringatan terkait masalah airbag Takata pada tahun lalu. Kementrian Transportasi Jepang misalnya, diketahui mengirimkan perintah penyelidikan potensi insiden kepada tujuh produsen terkait sejumlah model kendaraan keluaran 1995 sampai 1999. Kerusakan airbag itu diduga bisa melontarkan serpihan besi ke arah pengendara.
Pengiriman perintah penyelidikan itu dilakukan berdasar kasus kecelakaan di Australia, yang mengakibatkan korban jiwa. Insiden kecelakaan itu dikjetahui memunculkan gejala malfungsi pada perangkat airbag, sehingga terjadi ledakan serta melontarkan serpihan besi kepada pengguna mobil.
(Mufrod)