Meskipun produksi mesin pembakaran dalam masih memungkinkan, Froehlich menepis anggapan akan mempertahankan varian mesin besar seperti V-12 dan V-8. Kedua tipe mesin tersebut tidak dianggap menguntungkan dari segi bisnis, selain secara kekuatan sudah mulai terkalahkan oleh rangkaian mesin hybrid.
Penggunaan kendaraan menggunakan mesin konvensional, masih dapat mengatasi masalah transportasi di sejumlah negara berkembang. Terlebih bagi wilayah yang belum dapat melakukan pengembangan fasilitas dan tidak dapat menjangkau teknologi elektrifikasi kendaraan dalam jangka waktu dekat.
Pilihan untuk menggunakan kendaraan dengan rangkaian mesin hybrid, juga lebih masuk akal untuk sejumlah kawasan dibandingkan mobil listrik penuh (EV). "Wilayah seperti Timur Tengah dan Afrika bahkan tidak punya fasilitas pengisian baterai saat ini. Sementara kami mencoba menawarkan mesin plug-in hybrid performa tinggi untuk mayoritas wilayah Amerika Serikat nantinya," kata Froehlich.
(Mufrod)