Walaupun pengemudi motor melaju secara normal, ukuran jas hujan model ponco yang terlalu besar membuat ujungnya tersangkut di jeruji roda motor. Hal tersebut mengakibatkan pembonceng terjatuh, karena jas hujan ponco yang digunakan tersangkut pada putaran roda dan menarik tubuh penumpang.
Insiden kecelakaan seperti ini membuat Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting, Jusri Pulubuhu, menyarankan pengendara menghindari pemakaian jas hujan ponco. "Kecelakaan akibat pemakaian jas hujan ini sudah banyak terjadi dan bisa saja berdampak pada pengguna jalan lain," katanya.
Potensi tersangkutnya bagian pakaian tersebut pada komponen motor seperti jeruji pelek, jauh dari pemenuhan aspek keselamatan berkendara. "Sejatinya jas hujan seperti ini lebih baik dipakai pejalan kaki bukan pengendara sepeda motor," ujar Jusri kepada Okezone Otomotif.
(Mufrod)