Peretasan AI dan Deepfake Jadi Ancaman Keamanan Siber 2020

Pernita Hestin Untari, Jurnalis
Selasa 31 Desember 2019 13:03 WIB
Ilustrasi (Foto: cnbc)
Share :

 

Baca Juga: Samsung Galaxy Fold 2 Bakal Dijual Sebelum Galaxy S11

Di masa lalu, merusak atau menghapus situs web dan mencuri informasi kartu kredit dianggap sebagai contoh utama serangan siber. Namun, serangan itu mahal karena mereka membutuhkan penyerang untuk mencurahkan lebih banyak waktu dan sumber daya untuk melakukan.

Menurut Maor dengan AI, penyerang dapat melakukan serangan berulang dan berulang pada jaringan dengan memprogram beberapa baris kode untuk melakukan sebagian besar pekerjaan.

Maor melanjutkan deepfakes juga menjadi ancaman siber pada 2020. Teknologi ini mampu meningkatkan penyebaran disinformasi, terutama 2020 adalah tahun pemilihan di Amerika Serikat.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya