Kia sendiri sedang mengejar target untuk memenuhi permintaan pengurangan emisi CO2 dari Uni Eropa selama dua tahun ke depan. Caranya dengan menjual lebih banyak kendaraan elektrifikasi, baik yang bertenaga paket baterai, berteknologi hybrid, maupun plug-in hybrid di Eropa.
Sasaran penjualan produsen asal Korea Selatan tersebut akan meningkat sebanyak dua kali lipat, dibandingkan tahun ini, untuk memenuhi permintaan Uni Eropa itu. "Tahun depan kami bisa saja menjual 40 ribu mobil listrik penuh serta 50 ribu kendaraan berteknologi plug-in hybrid, sedangkan tahun ini perkiraan penjualan mobil listrik menyentuh 20 ribu unit," kata Emilio.
Menyediakan lebih banyak model dan bersaing dalam segmentasi kendaraan berbeda merupakan strategi Kia mencukupi target tersebut. "Akan ada model seperti Kia XCeed, Ceed Sportswagon, Niro, dan Optima. Begitu juga dengan model konsep Imagine yang bisa terwujud pada 2021," ujar Emilio menambahkan.
(Mufrod)