Untuk online itu sendiri, ke depannya akan bekerja bersama-sama dengan perbankan membangun aplikasi yang baik, sehingga pelabuhan menjadi begitu simple, cepat, dan akuntable. Sebab, lanjut Plt. Sesmenko Agung, saingan Indonesia sudah bukan di Nasional melainkan di kancah Internasional.
“Selain itu, biasanya kan izin dengan 3 administrasi, sekarang bisa dengan 1 portal saja. Karena masalah ekonomi kita itu terganjal di perizinan. Oleh karena itu, Presiden bilang kita akan hapus perizinan yang tidak perlu. Ada 74 undang-undang mengenai perizinan yang akan kita gabung. Semua dimaksimalkan agar kegiatan industri berjalan dengan baik,” tambahnya.
Mengenai perizinan ini, Plt. Sesmenko Agung membahas juga perkembangan dwelling time. Menurutnya sistem dwelling time yang saat ini memakan waktu sekitar 3 hari, akan dipangkas menjadi di bawah 3 hari pada Desember mendatang.
“Mengenai perizinan, kita bahas juga dwelling time, kita ini sekarang 3 hari, dibanding dulu 12 hari. Nah ini bahkan target Desember di bawah 3 hari. Tentu pasti nanti ada yang menolak, tetapi mari kita lihat bahwa logistik kita harus lebih tinggi di negara ASEAN, bahkan harus lebih tinggi di Pasifik. Dan menurut saya, ini pasti bisa kalau kita mau bekerja bersama-sama. Dengan K/L mari kita bergabung, kita bereskan bersama-sama, pasti kita bisa mengalahkan negara lain,” ujarnya.