JAKARTA- Fosil reptil terbang atau pterosaurus telah ditemukan di Queensland, Australia. Reptil terbang tersebut merupakan spesie baru yang diberi nama oleh penemunya Ferrodraco Lentoni. Reptil memiliki lebar sayap sekira 4 meter (13 kaki).
Nama genus Ferrodraco merujuk pada fakta bahwa reptil bersayap ini ditemukan terpelihara di batu besi. Dan nama spesies lentoni menghormati mantan walikota Winton Shire Graham "Butch" Lenton , sebagai pengakuan atas pengabdiannya kepada masyarakat. Daerah Winton dalam beberapa dekade terakhir menghasilkan beberapa fosil dinosaurus yang terpelihara dengan baik.
Dilansir dari laman Science Alert, Minggu (6/10/2019) reptil terbang tersebut telah hidup sekitar 97 juta tahun lalu. Fosil juga diidentifikasi mirip dengan pterosaurus lain dari Inggris, menunjukkan bahwa reptil terbang besar telah melintasi dunia dengan relatif mudah.
Pterosaurus cukup langka dalam catatan fosil, karena tulang mereka berlubang dan sebagian besar tulang luar hanya setebal 1 milimeter. Hanya 15 spesimen pterosaurus yang pernah dideskripsikan secara ilmiah dari Australia, banyak di antaranya tidak lengkap.