Sementara itu, Koordinator Nasional Forum Pegiat Media Sosial Independen Fajrin Hakim mengatakan, dari helatan lomba tersebut Media Kataindonesia dan FPMSI melihat antusiasme kalangan pegiat media sosial masih sangat tinggi termasuk kalangan milenial dalam menyemarakan semangat kemerdekaan melalui produk konten narasi positif.
“Dari total 100 karya yang memenuhi syarat, ada sekitar 90% nya adalah generasi Milenial” terang Fajrin.
Fajrin menambahkan bahwa kegiatan kompetisi daring bagi kalangan pegiat media sosial dengan total hadiah 10 Juta rupiah ini merupakan wujud nyata kontribusi media online Kataindonesia dan Komunitas anti hoaks FPMSI dalam merespon dan mewadahi semangat kemerdekaan insan pegiat media sosial utamanya tentang persatuan dan melawan hoaks.
Pada saat yang sama, Agus Khudori selaku koordinator Gerakan Literasi Terbit (GESIT) dalam pernyataanya mengapresiasi kompetisi daring yang telah diselenggarakan oleh Media Kataindonesia dan FPMSI.
"Saya apresiasi kompetisi online positif ini, saya meyakini bakat terbaik dari para insan pegiat dunia Maya di tanah air dapat tersaring kearah yang positif sehingga para talenta terbaik ini mampu berkreasi maksimal hingga menjadi ajakan lewat karya demi terwujud suksesnya pembangunan dan kepemimpinan nasional 5 tahun ke depan," kata Agus.
Baca juga: Kejar T-Series, PewDiePie Kini Raih 100 Juta Lebih Subscribers