Onic Esport sendiri memiliki asrama yang dinamai Game House, di sini pemain profesional Onic Esport juga diberi pelatihan-pelatihan di luar game seperti latihan fisik. Selain itu, nutrisi setiap pemain juga perlu diperhatikan.
"Dari pagi jam 9 biasanya untuk olahraga dan kita panggil seorang trainer ke Game House tentunya untuk olahraga selama dua jam. Goal setiap pemain memang beda-beda ada yang ingin menurunkan lemak dan ada tidak. Pastinya ingin seimbang dengan istirahat yang cukup, sehingga saraf motorik ini bekerja lebih baik. Kita tidak mau tidur kurang dan tidak pernah olahraga, itu secara tidak langsung akan mempengaruhi performa," kata dia.
Lebih lanjut, Chandra juga mengatakan jika pastinya ada kesulitan untuk mengatur anak-anak yang rata-rata berumur belasan tahun untuk dituntut disiplin dan profesional.
"Kesulitan pasti ada. Jadi kita kerap menerapkan reward, yang punya disiplin tinggi pasti akan ada reward, harus balance. Saat anak tidak disiplin pasti ada sanksi. Setiap anak motivasinya beda-beda, ada yang secara pribadi memang tidak mau dihukum, ada yang demi teman-temannya," kata dia.
Baca juga: Menkominfo : Urusan Esports, Pemerintah sebagai Fasilitator Bukan Regulator