Pada pelaksanaannya, sepeda ini digunakan pada area tertentu yang dibatasi, terhubung dengan Wi-Fi dan satu server untuk mengumpulkan data aktivitas yang dilakukan selama bersepeda dalam bentuk Big Data. Big Data kemudian dianalisis untuk mendapatkan berbagai prediksi terkait kesehatan, pola kegiatan masyarakat, tingkat polusi udara, bahkan prediksi bencana.
Project Manager Garuda Bike, Taufiqurrahman Akmal, menjelaskan tentang Garuda Bike dan kegunaan tiap sensor yang dipasang. Dari tiga sensor yang sedang dibuat yaitu sensor log, GPS dan alarm, kita bisa tahu banyak data, misalnya data penduduk seberapa sering berolahraga, dari GPS pun akan terlihat trek mana saja yang biasa dilewati, bahkan juga tingkat polusi udara.
Sepeda “pintar” ini selain punya beragam fungsi dan teknologi, juga terbilang lebih murah, sebab jaringan internetnya berasal dari wi-fi.