Teleskop Terbesar di Dunia Beroperasi 2020, Ini Wujudnya

Ahmad Luthfi, Jurnalis
Rabu 27 Februari 2019 06:01 WIB
(Foto: SKA Organisation)
Share :

"Kami sedang menyiapkan landasan untuk menampung 132.000 antena SKA frekuensi rendah di Australia. Ini akan menerima jumlah data yang mengejutkan," direktur Konsorsium Infrastruktur SKA CSIRO, Antony Schinckel menjelaskan.

Kabarnya, aliran data akan berada pada skala petabit, atau satu juta miliar bit per detik, lebih banyak dari kecepatan internet global saat ini. Untuk mendapatkan data ini dari antena ke fasilitas superkomputasi khusus teleskop, tim perlu memasang 65.000 kabel serat optik.

SKA akan menjelajahi alam semesta dengan detail yang belum pernah ada sebelumnya. Untuk melakukan tugas tersebut, sistem akan ratusan kali lebih cepat daripada fasilitas saat ini.

Menurut CSIRO, teleskop SKA akan sangat sensitif sehingga bisa mendeteksi radar bandara di planet yang berjarak puluhan tahun cahaya.

Baca juga: Virgin Galactic Terbangkan Tiga Orang hingga Ketinggian 88,5 Km

(Ahmad Luthfi)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya