Dengan kondisi demikian, Vaness menilai operator di Indonesia akan sulit untuk meningkatkan pendapatan mereka karena selain besarnya investasi yang dikucurkan untuk infrastruktur 4G dalam hal belanja modal, mereka juga masih terbebani oleh tingginya biaya operasional dalam melayani 70 persen 2G/3G tersebut.
"Dari sudut pandang terkait pemanfaatan spektrum tentunya itu juga tidak efisien, karena kita tahu Indonesia sendiri memiliki sumber daya spektrum yang terbatas," kata Vaness.
Menurut Vaness, secara ideal pemanfaatan jaringan 4G yang digelar di Indonesia seharusnya berada di kisaran 80 persen. Dengan begitu, operator bisa mulai menikmati keuntungan dari investasi pembangunan jaringan mereka.
Baca juga: 10 Daftar Aplikasi Smartphone Terlaris di 2018
(Ahmad Luthfi)