JAKARTA - Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional Amerika (NASA) telah berhasil merekam penampakan bulan dari dekat. Gambar permukaan kawah bulan tersebut diambil pada 3 November 2018 oleh NASA Lunar Reconnaissance Orbiter , yang telah mengitari bulan sejak 2009.
Dilansir dari laman Space, Minggu (2/12/2018) kawah tersebut tampaknya terbentuk kurang dari 100 juta tahun.
"Lihatlah kawah ini, beberapa mungkin mengatakan mereka melihat lubang di tanah," kata perwakilan Arizona State University, yang menjalankan tiga kamera di Lunar Reconnaissance Orbiter.
Neil Armstrong said the #Moon had a stark beauty all its own. Here’s one example: a bright, young crater observed just weeks ago by the @LRO_NASA orbiter. More: https://t.co/s2ZPWTOOCI pic.twitter.com/IJu04KboAT
— NASA Solar System (@NASASolarSystem) November 29, 2018
Dia menambahkana, "Cobalah untuk melihatnya, bagaimanapun ketika Neil Armstrong melihat Bulan dengan keindahan yang luar biasa seperti yang dikatakan astronot pada momen bersejarahnya pada tahun 1969."
Kawah ini sedikit lebih dari satu mil (1,8 kilometer) melintang dan berada di sepanjang dinding kawah yang lebih besar dan lebih tua, yang disebut Hedin.
Lalu, di sisi barat bulan yang dekat dengan wilayah di mana dekat dan jauh bulan bertemu. Garis-garis gelap memancar keluar dari tanda kawah ejecta tahap akhir yang mendarat di akhir peristiwa.
Baca Juga: Galaxy Fold Jadi Nama Ponsel Lipat Samsung?
(Ahmad Luthfi)