Kedua, lanjut dia, harga onderdil imitasi jauh lebih miring. Misalnya harga kampas rem produk imitasi cukup dibanderol Rp 40.000. Kalau yang asli bisa mencapai Rp 70.000.
Ia mencontohkan untuk kampas rem, suku cadang yang asli memiliki lem aluminium dengan bantalan yang lebih rapi. “Sedangkan kampas rem imitasi itu lemnya tidak rapi,” katanya.
(Baca Juga: Cara Mengemudi Bikin Irit Bensin)
Ketiga, ia menjamin, produk asli dua kali lebih awet dibandingkan imitasi. “meskipun lebih mahal tapi tidak akan kecewa dalam penggunaannya part asli dua kali lebih awet dari barang imitasi,” kata Anvany.
(Amril Amarullah (Okezone))