JAKARTA - Pihak pengembang Instagram dikabarkan sedang menyiapkan fitur download konten di platform mereka. Hal ini dilakukan akibat masalah kebocoran data pribadi pengguna Facebook melalui pihak ketiga.
Pengembangan sistem ini dimulai oleh Instagram setelah Pemerintah Inggris sedang mempersiapkan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) baru. Di dalamnya, mereka meminta perusahaan untuk mengizinkan penggunanya dengan mudah memindahkan data mereka dari satu layanan ke layanan lainnya.
Mengutip dari laman Engadget, Rabu (12/4/2018), rencana pembuatan ini pun sudah dikonfirmasi langsung oleh pihak Instagram. Mereka mengaku sedang membangun alat data portabilitas baru sehingga pengguna dapat mengunduh salinan dari akun mereka.
Lebih lanjut pihak Instagram mengatakan para pengguna akan dapat mengunduh semua data. Hal ini termasuk data foto, data video, hingga data pesan yang sudah di-posting oleh para pengguna ke media sosial berbasis foto tersebut.
Namun sebenarnya, alat semacam itu bisa dibilang merugikan pihak Instagram. Hal ini dikarenakan pengguna akan dimudahkan untuk berpindah ke jejaring sosial foto saingan mereka.
Selain itu, fitur ini disamakan dengan fitur Unduh Informasi Anda milik Facebook, yang disebut-sebut sebagai cara untuk menghapus akun mereka. Hal ini juga yang pada akhirnya memicu aksi yang bernama #DeleteFacebook.
Namun sayang, hingga saat ini pihak Instagram masih enggan membeberkan kapan fitur ini akan dipakai. Yang pasti, nantinya semua data yang ada di server Instagram bisa dipindahkan ke hard drive pengguna masing-masing.