6 Hal Menarik Tentang Haumea, Planet Kerdil Bercincin

Azizah Fitria Nur Chandani, Jurnalis
Jum'at 30 Maret 2018 10:01 WIB
(Foto: Instituto de Astrofisica de Andalucia/NASA)
Share :

JAKARTA - Haumea merupakan satu dari lima planet kerdil yang diakui secara resmi, dan yang lainnya seperti Ceres, Eris, Makemake, dan Pluto. Haumea memiliki bentuk yang aneh, kecerahan yang tidak biasa, dua bulan, dan rotasinya yang liar.

Dilansir dari Mentalfloss, fitur uniknya dapat memberi banyak pengetahuan kepada para astronom tentang pembentukan tata surya dan tahun-tahun awal yang kacau menjadi ciri khasnya. Berikut ini beberapa hal yang perlu diketahui tentang Haumea, dunia kecil di luar Neptunus.

Penemuannya Cukup Kontroversial

Ada beberapa ketidaksepakatan tentang siapa yang menemukan Haumea. Sebuah tim astronom di Observatorium Sierra Nevada di Spanyol pertama kali melaporkan penemuannya ke Minor Planet Center of Astronomical Union International pada 27 Juli 2005.

Sebuah tim yang dipimpin oleh Mike Brown dari Palomar Observatory di California telah menemukan objek sebelumnya, tetapi belum melaporkan hasilnya karena menunggu untuk mengembangkan ilmu dan menyajikannya di sebuah konferensi.

Dinamakan dari Dewi Hawaii

Dalam mitologi Hawaii, Haumea adalah dewi kesuburan dan kelahiran anak. Nama itu diusulkan oleh para astronom di Caltech untuk menghormati tempat di mana bulan Haumea ditemukan, yaitu di Observatorium Keck, Mauna Kea, Hawaii.

Haumea Memiliki Cincin

Haumea adalah objek yang paling dikenal di tata surya karena memiliki sistem cincin. Penemuan baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal Nature. Kenapa dan bagaimana dapat terjadi, hal tesebut masih sepenuhnya belum jelas bagi para peneliti.

Hanya saja seorang peneliti di Institute of Astrophysics of Andalusia menemukan Haumea.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya