JAKARTA - Kasus kelaparan masih mendera beberapa negara di seluruh dunia. Berbagai cara telah dilakukan untuk menekan hal tersebut, namun belum ada yang terlalu efektif.
Baru-baru ini, perusahaan induk Google yakni Alphabet menemukan metode yang sekiranya andal dalam mengatasi hal tersebut. Mereka memilih untuk menggunakan AI untuk meningkatkan produksi makanan.
Hal ini dilakukan melalui sebuah divisi baru yang bernama X Lab. Melalui divisi ini, mereka tengah berusaha untuk menemukan cara membantu para petani menjadi lebih produktif menggunakan machine learning atau pembelajaran mesin.
Mengutip dari laman Engadget, pihak Alphabet mengaku jika saat ini mereka belum memiliki solusi spesifik. Namun yang pasti tim X Lab dan MIT sudah memiliki sebuah bayangan, yakni dengan menggunakan teknologi drone.
Pihak Alphabet mengaku jika teknologi ini dapat digunakan untuk menentukan kapan petani harus panen atau membantu petani yang tinggal di kawasan yang mengalami perubahan cuaca.
Dalam menjalankan proyek ini, ada tiga poin yang mereka titik beratkan. Pertama, proyek itu harus berpotensi menyelesaikan masalah yang dapat membantu jutaan atau bahkan miliaran orang.
Kemudian, teknologi itu harus melibatkan teknologi canggih. Ketiga, solusi itu harus bisa diselesaikan dalam waktu sekira 5 sampai 10 tahun.