Sebagaimana diketahui, Facebook menghadapi berbagai kecaman atas penyebaran informasi dan propaganda palsu. Tak hanya itu, beberapa kalangan juga menilai Facebook memberikan insentif kepada konsumen untuk menghabiskan waktu mereka di jejaring sosial.
Beberapa kritikus bahkan menyebut jejaring sosial seperti Facebook dan Snapchat bisa menjadi adiktif.
Hasil yang didapat Facebook saat ini memang mengharuskan perusahaan untuk mempertahankan sahamnya di Wall Street. Meski begitu hasil positif dari berkurangnya durasi pengguna menghabiskan waktu di Facebook menjadi jawaban atas kekhawatiran terkait dampak raksasa media sosial itu terhadap masyarakat. Setidaknya hasil ini membuat kritikus mereda.
Selengkapnya berikut pernyataan Mark Zuckerberg seperti dikutip Business Insider.
“2017 adalah tahun yang kuat namun juga sulit bagi Facebook. Pada 2018 kami fokus untuk memastikan Facebook tak hanya menyenangkan untuk digunakan, namun juga bagus untuk kesejahteraan masyarakat. Kami melakukan ini dengan mendorong hubungan yang berarti antara orang-orang ketimbang pasif mengkonsumsi konten. Kuartal terakhir kami membuat perubahan untuk menampilkan lebih sedikit video viral untuk memastikan waktu pengguna dihabiskan dengan baik. Secara total, kami melakukan perubahan yang mengurangi waktu yang dihabiskan di Facebook sekira 50 juta jam setiap hari. Dengan berfokus pada koneksi yang bermakna, komunitas dan bisnis kita akan lebih kuat dalam jangka panjang.” (lnm).
(Kemas Irawan Nurrachman)