Jika Anda menyinari cahaya biru pada kulit, Anda akan melihat kulit berwarna biru dan pembuluh darah sulit ditemukan. Jika cahaya biru dan merah menyinari kulit Anda sekaligus, maka akan terdapat campuran merah, biru, dan warna lainnya yang dipantulkan kembali di lokasi yang tidak ada pembuluh darah.
Di lokasi yang ada pembuluh darah, Anda akan melihat kecenderungan warna merah yang lemah, dan lebih banyak biru dibandingkan kulit di sekitarnya. Artinya, pembuluh darah Anda akan tampak biru dibandingkan bagian kulit lain.
Menariknya, efek tersebut tergantung pada seberapa dalam dan seberapa tebal pembuluh darah manusia. Pembuluh darah yang sempit dan dekat dengan permukaan tidak akan tampak biru.
Pembuluh darah biru seringkali terlihat pada orang yang berkulit pucat. Hal tersebut kemungkinan pula merupakan asal mula ungkapan “darah biru” untuk para bangsawan.
(Ahmad Luthfi)