Alasan Pembuluh Darah Tampak Berwarna Biru

Qonita Chairunnisa, Jurnalis
Rabu 17 Januari 2018 09:27 WIB
Ilustrasi pembuluh darah (Foto: Shutterstock)
Share :

Cahaya yang menerpa kulit manusia di siang hari pada dasarnya adalah putih, yang merupakan campuran dari semua panjang gelombang yang terlihat. Namun, untuk menjelaskan mengapa pembuluh darah terlihat biru, tergantung pada ujung spektrum merah dan biru.

Cahaya merah memiliki panjang gelombang yang panjang, berarti kecil kemungkinannya untuk dibelokkan oleh material dan dapat dengan mudah dilewati. Cahaya merah bisa menerpa cukup baik melalui kulit dan jaringan tubuh, mencapai 5-10 milimeter di bawah kulit, di mana banyak pembuluh darah berada.

Saat sampai ke pembuluh darah, cahaya merah diserap oleh hemoglobin (protein yang membuat darah kita merah). Jika Anda menyinari cahaya merah di lengan, Anda akan melihat sebagian cahaya merah terpantul kembali, dan garis gelap di mana pembuluh darah berada, karena cahaya merah terserap oleh hemoglobin.

Cahaya biru memiliki panjang gelombang pendek (sekira 475 nanometer), jauh lebih mudah dipencar atau dibelokkan daripada cahaya merah. Kemudahannya untuk terpencar itu membuatnya tidak mudah menembus jauh ke dalam kulit, sehingga ketika menyentuh kulit sebagian besar cahaya tersebut dibelokkan.

Baca juga: Mengapa Alien Digambarkan sebagai Makhluk Hijau Kecil?

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya