20.000 Toko Tak Lagi Jual Ponsel Oppo dan Vivo, Kenapa?

Lely Maulida, Jurnalis
Jum'at 12 Januari 2018 16:43 WIB
(Foto: Gadget Match)
Share :

Sangeetha Mobile mengakui bahwa pihaknya berhenti menjual smartphone Oppo dan Vivo karena masalah margin keuntungan.

“Kedua merek memiliki margin yang berbeda di negara bagian yang berbeda, yang menjadi masalah bagi peritel multi-negara,” kata direktur pengelola Sangeetha Mobile.

Juru bicara Oppo India juga mengonfirmasi perubahan margin dan penurunan jumlah gerai di negaranya. Juru bicara tersebut mengatakan beberapa toko tak lagi dapat menjula handset-nya setelah pajak barang dan jasa diperkenalkan. Selebihnya ia tak merinci terkait alasan Oppo banyak ditinggal peritelnya.

Sementara terkait perusahaannya, juru bicara itu menyebut Oppo memang telah mengubah strateginya untuk fokus pada smartphone kelas menengah ke atas. Beberapa toko harus ditinggalkan ketika penjualan mereka tidak sesuai harapan perusahaan.

“Setiap pasar memiliki kebijakan yang berbeda dan marginnya diputuskan pada dinamika pasar... Penyesuaian ini dilakukan di pasar yang berbeda... Semua keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan keadaan perusahaan. Perusahaan sekarang akan lebih sehat dan efisien,” katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya