Baca juga: Tergerus Zaman, Teknologi Ini Diprediksi Bakal Punah, Apa Saja?
Sebagai gantinya, ia mulai meneliti cara agar fotografi menjadi lebih praktis dan mudah. Setelah melihat formula untuk emulsi "dry plate" di terbitan Inggris, dan didampingi dua fotografer amatir lokal, Eastman merumuskan film kertas berbasis gelatin dan alat untuk melapisi piring kering.
Ia adalah orang Amerika pertama yang berkontribusi pada kemajuan metode fotografi dengan melapisi piring kaca dengan gelatin, zat bergetah, dan bromida perak, bahan kimia.
Pada April 1880 ia mengundurkan diri dari pekerjaannya di bank setelah meluncurkan perusahaan fotografi. Ia kemudian mendatangi kantor paten dengan perangkat roll-holder yang ia kembangkan bersama penemu kamera, William Hall Walker. Perangkat tersebut memungkinkan kamera menjadi lebih kecil dan murah.
Eastman juga mengemukakan nama Kodak, karena ia yakin sebuah produk harus memiliki identitas sendiri. Pada 1888, ia meluncurkan kamera Kodak pertama dan beberapa tahun kemudian ia mengubahnya menjadi Eastman Kodak.
Perusahaan tersebut memiliki slogan "You press the button, we do the rest," yang berarti kamera akan dibawa ke perusahaan setelah 100 eksposur pada gulungan film telah digunakan, lalu mereka akan mencucinya dan mengembalikan ke pelanggan.