JAKARTA - Ikan badut, atau juga dikenal sebagai anemofish adalah hewan hermafrodit yang memulai kehidupannya sebagai jantan. Mereka memiliki organ reproduksi betina dan juga jantan.
Ikan badut hidup dalam suatu kelompok. Dalam kelompok tersebut yang menjadi betina adalah ikan yang terbesar, lalu ikan jantan yang berkembang biak adalah yang terbesar kedua. Sedangkan sisanya adalah ikan jantan yang belum dewasa.
Baca juga: Ikan Badut Dewasa Bisa Ubah Jenis Kelamin
Ikan jantan terbesar akan berubah menjadi betina jika sang betina mati. Ikan terbesar kedua bersifat agresif dan cenderung mengambil makanan dari anggota lainnya agar mereka tidak bertambah besar. Selain itu, ia juga akan menjadi ikan yang berkembang biak dengan sang betina.
Selama berkembang biak, ikan betina bisa menghasilkan hingga ribuan telur, tergantung pada spesies dan ukurannya. Telur-telur itu biasanya diletakkan pada batuan atau karang yang sudah dibersihkan. Setelah telur diletakkan, ikan jantan akan membuahi mereka.
Baca juga: Simbiosis dalam Dunia Hewan, Ini Penjelasan Alquran dan Sains
Jika telurnya rusak, terinfeksi oleh jamur, atau kualitasnya tidak baik, ikan badut jantan akan memakannya. Begitu pula jika telurnya tidak subur, atau jika ikan badut tersebut belum berpengalaman atau stres, ia akan memakan telurnya.
Jika ikan badut betina mati, ikan jantan yang mendominasi atau yang terkuat, yaitu pasangannya, akan mendapat makanan utama dan mulai bertambah besar sehingga akhirnya menjadi betina. Ia kemudian akan memilih pasangan untuk berkembang biak dari ikan-ikan jantan yang tersedia dalam kelompok tersebut, biasanya ikan jantan terbesar dan teragresif yang terpilih.
Keduanya akan berkembang biak bersama sampai terjadi sesuatu kembali, lalu siklus akan terus mengulang seperti itu.
Kemampuan untuk mengubah jenis kelamin yang tidak sepeti jenis ikan lainnya karena ikan badut tidak pernah jauh dari rumah mereka, yaitu di anemon laut, yang memiliki hubungan simbiosis dengan mereka. Dengan begitu, jika mereka tidak memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan pasangan potensial di daerah mereka, kemungkinan mereka tidak bisa memiliki kesempatan untuk berkembang biak. Demikian dilansir dari Today I Found Out.
(Ahmad Luthfi)