Panjang gelombang 0,076-1,5 mikron adalah "di dekat" inframerah, 1,5-5,6 mikron inframerah "tengah", sementara 5,6-1000 mikron "jauh" dari inframerah (FIR). Band cahaya tak terlihat ini menghangatkan benda tanpa menghangatkan udara di sekitarnya.
Panas inframerah sendiri merupakan energi yang benar-benar aman yang menaikkan suhu pada benda tanpa harus memanaskan udara di sekitarnya. Sekira 80% sinar matahari jatuh ke kisaran inframerah, dan tak berbahaya bagi kulit layaknya sinar ultraviolet.
Energi inframerah tidak terlihat oleh mata manusia namun bisa dilihat dengan kamera khusus yang menterjemahkan cahaya menjadi warna yang terlihat. Tubuh manusia memancarkan energi inframerah jauh melalui kulit di antara 3-50 mikron.
Pengaplikasian inframerah dimulai pada awal hingga pertengahan abad 20 di Jerman, dan telah dikembangkan secara aktif oleh dokter dan terapis Jepang selama 40 tahun terakhir. Sejak awal tahun 1980an, terapi inframerah telah disempurnakan dan dijual di Amerika Serikat serta banyak negara Eropa lainnya.
Kini teknologi itu juga terus dikembangkan pada berbagai perangkat teknologi seperti yang diterapkan Apple. Demikian dilansir dari berbagai sumber. (lnm).
(Kemas Irawan Nurrachman)