Baca juga: OKEZONE INNOVATION: Menilik Sejarah Instagram yang Sempat Dinilai 'Berantakan'
Kriptografer Robert Morris Sr. Pada tahun 70-an bekerja untuk Bell Labs. Ia merancang “hashing”, proses dimana serangkaian karakter diubah menjadi kode numerik yang mewakili ungkapan aslinya.
Konsep ini tidak mengharuskan untuk menyimpan password sebenarnya dalam database password. Hashing diadopsi pada sistem operasi awal seperti unix, yang banyak digunakan di seluruh dunia pada perangkat mobile dan workstation. MacOS Apple, misalnya, menggunakan unix sementara PlayStation 4 menggunakan OS Orbis, sistem operasi mirip unix.
Demi menambah tingkat keamanan lainnya, database password modern juga menggunakan “salting” untuk mengenkripsi password lebih jauh, dimana data acak dimasukkan sebelum password, kemudian string yang dihasilkan di hash.
Baca juga: OKEZONE INNOVATION: Ketahui! Ini Sejarah Facebook yang Dulunya Situs "Panas"