OKEZONE STORY: Yuk! Kenali Elisha Otis, sang Penemu Teknologi Lift

Riani Angel Agustine, Jurnalis
Selasa 24 Oktober 2017 10:30 WIB
(Foto: Asme.org)
Share :

JAKARTA - Elisha Otis atau Elisha Grave Otis, lahir pada 3 Agustus 1811 di Halifax, Vermont, Amerika Serikat, merupakan anak bungsu dari 6 bersaudara, dari pasangan Stephen Otis dan Phoebe Glynn. Ketika menginjak usia 20 tahun, ia meninggalkan rumah dan pindah ke Troy, New York, di mana ia hidup sebagai supir dan tukang kayu.

Namun, karena kesehatan yang buruk ia tidak dapat melakukan pekerjaan yang menuntut kekuatan fisiknya. Dari 1838 sampai 1845, Otis tinggal di Brattleboro, Vermont, di mana ia membangun sebuah gristmill dan sawmill.

Bisnisnya berkembang dan sangat lamban, sehingga ia memutuskan untuk kembali bekerja menjadi tukang kayu dan membangun gerobak serta gerbong yang dianggap memiliki kualitas yang baik. Pada usia 34 tahun, Otis berpindah ke Albany, New York dan dipekerjakan sebagai montir utama di pabrik tempat tidur O. Tingley&Company.

Ia dengan cepat membuktikan kualitasnya dengan menemukan turner otomatis yang menghasilkan bedsteads atau kerangka tempat tidur 4 kali lebih cepat daripada yang bisa dilakukan dengan tangan. Selama tugas 3 tahun ini bersama perusahaan tersebut, ia juga menemukan waktu untuk menemukan rem keselamatan kereta api yang bisa dikendalikan oleh insinyur.

Pada 1852, Otis tinggal di Yonkers, New York, bekerja untuk sebuah perusahaan yang mempekerjakannya untuk mengubah penggergajian kayu yang ditinggalkan menjadi pabrik tempat tidur. Sebuah alat dibutuhkan untuk mengangkat alat berat dan mesin ke lantai atas.

Tantangan baru ini memotivasi Otis untuk merancang dan berhasil menguji perangkat keselamatan pertama untuk lift. "Model kesederhanaan teknik, perangkat pengaman terdiri dari pegas gerobak bekas yang terpasang di bagian atas platform kerekan dan kabel pengangkat overhead," tulis Joseph J. Fucini dan Suzy Fucini dalam Pengusaha: Pria dan Wanita di Balik Nama Merek Terkenal dan Bagaimana Mereka Membuatnya.

Dalam keadaan biasa, pegas tetap ditempatkan oleh tarikan beban platform di kabel pengangkat. Jika kabelnya pecah, tekanan ini tiba-tiba terlepas, menyebabkan mata air besar terbuka lebar seperti gerakan seperti rahang. Ketika ini terjadi, kedua ujung musim semi akan melibatkan balok ratchet yang bertuliskan gergaji yang dipasang Otis di kedua sisi poros elevator, sehingga membawa platform hoist yang jatuh berhenti.

Otis mendirikan Union Elevator Works (kemudian Otis Brothers and Company) untuk mengomersilkan kesuksesan ini. Namun, bisnisnya lambat, sampai Otis memanfaatkan kesempatan untuk menampilkan penemuannya di Pameran Dunia New York 1854.

Di New York Crystal Palace, sambil berdiri di atas sebuah kerekan yang menggantung tinggi-tinggi di udara, Otis memerintahkan tali yang menahan platform untuk dipotong dengan kapak. Platform berat jatuh beberapa inci sebelum mobil itu dihentikan oleh perangkat pengaman, membuat kerumunan orang bersorak-sorai.

Tindakan pengejaran sandi singkat ini merevitalisasi perintah Union Elevator Works-pesanan mulai membanjiri, meningkat dua kali lipat setiap tahunnya. Otis juga menemukan beberapa perangkat penting yang berhubungan dengan lift, termasuk mesin katup uap tiga arah yang memberikan kontrol yang lebih tepat terhadap lift yang sedang bergerak.

Penemuan lain di tahun-tahun berikutnya adalah bajak uap, oven putar, dan mesin uap berosilasi. Akhirnya Otis meninggal pada 1861 pada usia 49.

Anak-anaknya Charles dan Norton, yang telah bekerja dengan ayah mereka dalam penemuannya, mengambil alih perusahaan tersebut dan membangunnya menjadi raksasa global. Mereka memasang lift di Menara Eiffel Paris pada 1889 dan satu lagi di Monumen Washington pada tahun berikutnya.

Pada 1913, Otis Company meraih prestasi baru dengan memasang lift di Gedung Woolworth 60 lantai di New York City, pada waktu itu gedung tertinggi di dunia.

(Ahmad Luthfi)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya