DUBAI - Lamborghini sudah memproduksi 5.000 unit model Aventador untuk seluruh dunia. Bukan jumlah yang sedikit sehingga nilai eksklusifnya berkurang.
Tapi, bagaimana jika mobil ini diubah eksteriornya dengan menggunakan warna pink. Tentu pink bukan warna standar pabrikan. Warna pink itu bukan keluar dari pabrik Lamborghini, melainkan hasil modifikasi dari Pepto-Bismol.
(Baca Juga: Cantik! Lamborghini Aventador Pink dari Jepang, Gahar tapi Girly)
Lamborghini Aventador Roadster pink model tahun 2009 ini dijual oleh sebuah diler di Dubai, Uni Emirat Arab, dengan harga USD325 ribu atau sekira Rp4,3 miliar. Meski sudah berusia 8 tahun, namun odometernya masih menunjukkan 4.600 mil atau sekira 7.360 kilometer.
Tidak disebutkan apakah pemilik sebelumnya adalah perempuan atau hanya sekadar kreativitas pihak modifikator saja dalam memilih warna pink agar tampil unik dan eksklusif.
(Baca Juga: Dicat Pink, Mobil Lamborghini Jadi Tontonan Warga)
Sejatinya, Lamborghini dengan atap dapat dibuka ini keluar dari pabrik dengan warna oranye. Anehnya, Pepto-Bismol tetap membiarkan interior mobil menggunakan warna standar pabrikan oranye sehingga tidak sinkron dengan bagian luarnya.
Perbedaan warna ini akan semakin terlihat mengganggu jika pemilik membuka atap, sehingga terlihatlah warna interior dan eksterior yang bertabrakan.
(Baca Juga: Lamborghini Pink dengan Foto Pamela Anderson Berbikini Bikin Heboh)
Bagi yang tidak menyukai supercar berwarna pink tapi tertarik membeli mobil ini, jangan khawatir. Pasalnya, warna pink itu bukan cat permanen, melainkan stiker yang bisa dilepas, termasuk juga pada bagian peleknya.
(Anton Suhartono)