Pihaknya juga akan melakukan penyelidikan mengenai bagaimana dan mengapa inspeksi tahap akhir pada proses produksi mobil berlangsung. Penyelidikan akan memakan waktu selama sebulan. Tidak hanya Nissan, ada pihak ketiga yang akan menyelidiki permasalahan ini.
Pengumuman recall ini merupakan kelanjutan dari kebijakan yang diambil pada pekan lalu di mana saat itu Nissan menangguhkan registrasi terhadap 60 ribu mobil karena inspeksi yang tidak sah.
(Baca Juga: Lewat Mobil Low MPV Terbaru, Nissan Ingin Kembali Berjaya di Indonesia)
Seluruh produsen mobil harus memenuhi standar registrasi yang ditentukan oleh pemerintah sebelum dipasarkan. Hal yang sama juga harus dilakukan oleh pemilik kendaraan penumpang di Jepang yang harus memperbarui registrasi setiap 3 tahun.
Recall mobil Nissan ini dipastikan hanya terjadi di Jepang dan tidak terkait dengan persoalan teknis atau penggantian komponen. Nissan sendiri memproduksi 386 ribu mobil di pasar domestik selama 2016.
(Dian AF)