"Saat menunggu begitu lama dan menghabiskan banyak energi, saya pertama kali memperhatikan adanya kemungkinan keterkaitan saat mereka bersin dan pergi," kata Jordan dikutip dari Live Science, Jumat (8/9/2017).
Untuk menguji kebenarannya itu, ia pun melakukan penelitian lebih lanjut dengan membawa 5 ekor anjing liar Afrika ke Okavango Delta pada Juni 2014 hingga Mei 2015. Mereka menaruh alat radio VHF ke salah satu anjing untuk melacak kegiatan mereka.
Melalui observasi langsung dan rekaman video, peneliti mendapatkan 68 interaksi sosial di antara anjing-anjing tersebut. Mereka pun menemukan data yang cukup mengejutkan dari dugaan Jordan. Anjing liar Afrika bersin untuk memberikan suara apakah mereka akan pergi dan mulai berburu.
"Bersin berperan seperti sistem pengambilan suara bagi mereka," kata Jordan.
Baca juga: Ternyata! Telur Burung 65 Juta Tahun Lalu Berwarna Hijau Kebiruan