Banyak orang masih meragukan kemampuan teknologi pada mobil tanpa sopir karena bisa saja sistemnya tiba-tiba tidak bekerja. Jangankan mobil, peralatan elektronik yang digunakan sehari-hari saja bisa rusak setiap saat. Bagaimana jika sistem pada mobil otonom rusak saat mobil melaju cepat. Hal ini sangat mengkhawatirkan masyarakat.
(Baca juga: Hasil Survei Ungkap Orang Masih Takut Naik Mobil 'Tanpa Sopir', Ini Alasannya)
Namun, para responden masih bisa menerima mobil berteknologi semiotonom yang masih dilengkapi dengan setir kemudi serta pedal gas dan rem. Mobil ini bisa dioperasikan secara otonom atau manual. Sebanyak 70 persen responden menyatakan senang bisa mengendarainya. Mereka bisa mengambil alih kemudi kapan saja mau. (san)
(Dian AF)