JAKARTA - Telkom sudah menyiapkan satelit pengganti Telkom 1 yang mengalami gangguan pada 25 Agustus 2017. Rencananya satelit baru Telkom akan mengorbit pada 2018.
Diungkap oleh Direktur Utama Telkom, Alex J. Sinaga, nantinya satelit pengganti Telkom 1 yang disebut sebagai Telkom 4 itu akan mengorbit pada Agustus 2018. Alex juga mengatakan bahwa nama satelit yang dimaksud akan memiliki nama berbeda, tak lagi menggunakan skema nama Telkom dan penomoran.
Kendati demikian untuk saat ini nama dari satelit tersebut masih belum ditentukan oleh Telkom. Perubahan nama dilakukan agar tak berkesan kaku dan beda dari nama-nama satelit sebelumnya.
"Rencananya akan diluncurkan dari Amerika pada Agustus 2018. Sehingga selama setahun slot (orbit Telkom 1) itu kosong. Terminologinya itu di-suspend," kata Alex dalam konferensi pers di gedung Kominfo, Rabu (30/8/2017).
Atas pergantian itu, Kominfo akan membantu Telkom untuk mengajukan surat administrasi ke International Telecommunication Union (ITU), yakni lembaga yang mengurus soal slot orbit satelit di bawah naungan PBB.
Surat yang dikirim Kominfo ke ITU akan berkaitan dengan pemberitahuan kekosongan slot orbit yang ditinggalkan oleh Telkom 1 serta mengenai peluncuran satelit pengganti, Telkom 4.
Jika Telkom 4 sukses diluncurkan pada 2018 mendatang, Telkom akan kembali melakukan pemindahan layanan dan repointing ground segmen ke Telkom 4 dari satelit pembantu yang saat ini digunakan pasca-kerusakan satelit Telkom 1.